Parlemen 2.0: Gerakan Desa Mengawal RUU Desa

Para Kepala Desa Pelopor Gerakan Desa Membangun

Salam Membangun!

Parlemen 2.0 merupakan program Gerakan Desa Membangun (GDM) untuk mendorong pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Desa atau nama lain yang artinya sejenis yang dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRRI. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong aspirasi masyarakat desa menjadi pertimbangan utama dalam pertimbangan pasal per pasal dalam RUU Desa.

Gerakan Desa Membangun (GDM) melakukan sejumlah kegiatan untuk mengawal RUU Desa, antara lain:

  1. Mendorong seluruh sidang pembahasan RUU Desa bisa dipantau oleh warga. Caranya, seluruh persidangan akan dipublikasikan pada masyarakat luas melalui live video streaming. Jaringan GDM akan menyelenggarakan nonton bareng persidangan di desanya masing-masing melalui akses internet.
  2. Terlibat dalam dialog-dialog publik yang membahas tentang RUU Desa.
  3. Melakukan kajian atas materi RUU Desa
  4. Mengumpulkan aspirasi masyarakat desa tentang RUU Desa melalui pemberitaan, audio, maupun video

GDM berharap kegiatan ini akan menjadi tradisi baru yang mendorong pendidikan politik warga dan percepatan demokratisasi di Indonesia.

Hormat Kami

Gerakan Desa Membangun

A. DOKUMEN PENTING

  1. Naskah RUU Desa

B. LIVE VIDEO STREAMING

Kumpulan rekam video sidang Pansus DPR RI yang membahas tentang RUU Desa

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada 13 Juni 2012 Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada 14 Juni 2012
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada 21 Juni 2012

C. VIDEO ASPIRASI WARGA ATAS RUU DESA

Gerakan Desa Membangun (GDM) mengajak warga desa untuk membuat video 1-2 menit yang berisi gagasan untuk pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Desa yang tengah digodok dalam Pansus RUU Desa. Program Parlemen 2.0 tersebut menjadi jembatan penghubung antara para wakil rakyat dan warga desa. SELENGKAPNYA

D. ASPIRASI WARGA DESA

  1. UUD 1945 Menjamin Otonomi Desa
  2. Sesat Pikir Pemerintah Mengenai Desa

E. BEST PRACTICE GERAKAN DESA MEMBANGUN

  1. BlankOn Banyumas dan Lokalisasi Teknologi

F. PENDUKUNG PROGRAM PARLEMEN 2.0

  1. Gerakan Desa Membangun

12 Responses to Parlemen 2.0: Gerakan Desa Mengawal RUU Desa

  1. sutardjo says:

    Pengawalan Tidak saja di RUU, sebab masih banyak pasal karet dan multi tafsir yang bisa dijadikan kekuatan supra desa untuk kembali mencengkeram kemandirian desa dengan berbagai dalih. sehingga pengawalan berikut adalah di peraturan dan perundangan di bawahnya apakak peraturan pemerintah, imstruksi presiden, peraturan menteri, mungkin perda dan perbup.

  2. Joko Waluyo says:

    Kedaulatan tetap berada di tangan rakyat, termasuk warga desa. Maka proses penyusunan RUU Desa harus terus dikawal.

  3. Pingback: Silang Sengkarut Memaknai Desa | Desa Membangun

  4. Fajar Lase says:

    Hidup Desa, Hidup Perjuangan sampai akhir

  5. Slamet says:

    Pengesahan RUU Desa molor lagi ya pak?
    Belum jadi disahkan 12 Juli 2013 kemarin ya pak?

  6. devi says:

    apakah GDM sudah serentak di semua esa atau hanya tertentu saja?

  7. agus riyanto says:

    semoga RUU Desa cepat disyahkan,.. saya sebagai masyarakat wong cilik sangat mendukung Gerakan Desa Membangun…. Semoga Sukses Selalu…

  8. Desa adalah Pusat dari Pembangunan. Sebagai Pusat pembangunan ,baik itu bentuknya,ekonomi,budaya,dan pemberdayaan ,wajib hukumnya di utamakan. Oleh karenanya,Rancangan Undang – Undang Desa Membangun ini,sesegra mungkin untuk di sahkan.

    Pesan Saya sebagai orang Desa.
    Wahai Karyawan rakyat,kalian itu makan dari rakyat,maka kewajiaban kalian adalah memenuhi semua jenis kebutuhan rakyat.
    Salam komunitas Ninanta Fm Lombok Timur

  9. abie says:

    Pengen tau dong bapak-bapak contoh kegiatan nyata apa yang dimaksud membangun desa ini ?, sepertinya menjanjikan….?!??!

  10. Pingback: Gerakan Desa Mengawal Pelaksanaan Undang-Undang Desa | Desa Membangun

  11. sumitre says:

    semoga desa-desa semakin maju..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>