GDM Siap Luncurkan Program Desa 2.0 di 100 Desa

Warga Desa Berlatih Memanfaatkan Internet untuk Pengelolaan Website DesaGerakan Desa Membangun (GDM) segera meluncurkan Program Desa 2.0 di 100 desa yang tersebar di delapan kabupaten. Program Desa 2.0 bertujuan untuk mendukung desa-desa, terutama anggota GDM, dalam menyebarluaskan isu-isu perdesaan. Selama ini, ruang publikasi desa di media arus utama sangat terbatas sehingga beragam kegiatan dan potensi desa sulit mendapat apresiasi publik.

Demikian disampaikan oleh Yossy Suparyo, Koordinator Program Desa 2.0, pada Workshop Penguatan Lembaga Desa di Balai Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Rabu (6/8/2014). Menurutnya, istilah Desa 2.0 mengacu pada pemanfaatan teknologi informasi generasi 2.0 dalam kerja-kerja pemberdayaan desa.

Lewat Program Desa 2.0, GDM berharap konten desa akan menjadi bagian penting dari keberagaman konten internet di Indonesia. Penyebarluasan konten-konten desa dapat mengurangi isu-isu miring atas dunia perdesaan. Desa juga dapat mempromosikan potensi dan produk unggulan mereka melalui dunia internet. Aktivitas infomobilisasi desa akan meningkatkan pengarusutamaan isu-isu perdesaan di ranah publik.

“Untuk menegaskan identitas desa, kita memilih domain tingkat dua DESA.ID. Ibaratnya, Program desa 2.0 adalah pemantapan dari program 1.000 website desa yang sudah kita laksanakan selama ini,” jelas Yossy.

Program Desa 2.0 tak bisa dilepaskan dari UU No 6 tahun 2014 tentang Desa. UU Desa menegaskan komitmen desa untuk melaksanakan tata pemerintahan desa secara transparan dan akuntabel. Di sisi lain, UU tersebut memberikan hak pada warga untuk mendapatkan informasi tentang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa. Karena itu, kita harus memaknai program sebagai upaya sengaja untuk membangun Sistem Informasi Desa yang memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara pemerintah desa dan masyarakat desa.

“Kegiatan ini akan semakin menegaskan bahwa pemerintah desa mampu melaksanakan keterbukaan informasi publik (KIP),” lanjutnya.

Program Desa 2.0 juga mendukung aktivitas pemerintah desa untuk mengelola basis data sumber daya desa. Basis data itu mendukung pengambilan kebijakan yang tepat, baik dalam bentuk Peraturan Desa (Perdes) maupun Surat Keputusan Kepala Desa (SK Kades), karena merujuk data yang akurat.

Program Desa 2.0 mendukung pengembangan Aplikasi Mitra Desa untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan publik, terutama pelayanan administrasi, secara prima. Fasilitas ini sangat penting karena menyangkut Indek Kepuasan Masyarakat (IKM).

“Dalam program ini ada kegiatan audit program melalui pendekatan Audit Sosial sehingga keberhasilan program bukan sekadar diukur dari kerapian administratif tetapi sejauhmana IKM pada pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah desa,” ujar pria asal Desa Gentasari itu.

2 Responses to GDM Siap Luncurkan Program Desa 2.0 di 100 Desa

  1. mantap banget………sukses buat rekan2 GDM.

  2. Untuk Mendapat Domain Itu Gratis apa bayar Admin???
    Berminat Untuk Gabung ni, saya juga sudah daftr formulir GDM…
    mohon segera dikonfirmasi…trimakasih…..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>