GDM Siapkan 100 Website untuk Sambut Domain Desa.ID

yossy suparyo gerakan desa membangun

Yossy Suparyo, Juru Bicara Gerakan Desa Membangun

Gerakan Desa Membangun (GDM) sebagai pengusul domain desa.id tengah mempersiapkan program 100 website desa dengan menggunakan domain desa.id selama April 2013. Program ini bertujuan untuk menyambut peluncuran domain desa.id oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) pada 1 Mei 2013.

Juru Bicara GDM, Yossy Suparyo (35), mengatakan program 100 website desa relatif mudah karena sekadar mengganti nama domain anggota yang semula menggunakan or.id atau masih menjadi subdomain desa membangun menjadi domain sendiri dengan atribut .desa.id.

“Semua anggota GDM akan menjadi tukang cicip domain baru ini. Domain desa.id harus mampu mendorong suara masyarakat desa ke ruang publik,” ujarnya.

Menurutnya, tim teknis pendaftaran dan penyiapan website sudah bergerak dalam koordinasi komunitas dan lembaga pendukung, seperti Blogger Banyumas, Infest Yogyakarta, Jarik Cirebon, Gurindam12, PNPM Perdesaan Majalengka, Komunitas Seloka Madiun, La-Li Sukabumi, dan Blogger Nusantara.

“Domain desa.id menjadi identitas bagi masyarakat perdesaan di dunia internet. Saya berharap ada dukungan dari lembaga-lembaga pemberdayaan masyarakat dalam kerja pengarusutamaan isu perdesaaan, terutama di dunia internet,” lanjut warga Desa Gentasari, Kroya, Cilacap itu.

Domain desa.id diusulkan oleh GDM pada Diskusi Umum Terbuka (DUT) Pandi pada 12 Februari 2013 di Jakarta. Presentasi usulan domain desa.id disampaikan oleh Kepala Desa Dermaji, Lumbir, Banyumas (Bayu Setyo Nugroho) dan Kepala Desa Pancasan, Ajibarang, Banyumas (Munawar Achmad). Selain kedua kepala desa itu, hadir Pradna Paramita (Blogger Banyumas) dan Tommy Destryanto (BlankOn Banyumas) untuk pendamping teknis. Akhirnya, usulan itu diterima secara aklamasi oleh peserta DUT saat itu.

GDM telah menadi simbol baru dalam gerakan sosial di wilayah perdesaan karena menerapkan strategi kreatif dalam melakukan pemberdayaan dan advokasi kebijakan yang terkait dengan desa. Anggota GDM tersebar di sejumlah wilayah, seperti Riau, Lampung, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, Ciamis, Cilacap, Banyumas, Kebumen, Kulonprogo, Gunungkidul, Wonosobo, Banjarnegara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Mereka secara mendiri melakukan pertukaran pengetahuan dan informasi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Setiap desa memiliki website yang dikelola secara kolektif antara pemerintah desa dan warga untuk mempromosikan potensi dan produk unggulan desa. GDM juga mendorong kemandirian teknologi melalui pemanfaatan aplikasi berbasis sumber terbuka (open source) sehingga tidak tergantung pada vendor tertentu.

6 Responses to GDM Siapkan 100 Website untuk Sambut Domain Desa.ID

  1. Pingback: GDM Siapkan 100 Website Desa Sambut Domain Desa.ID | Gurindam12.co

  2. Syukran Mamak Hidayat says:

    Wah bagaimana kabar Kang Yossy.. masih ingat dengan aku kan.. ini Mamak Hidayat Banyuwngi.. Geraknya mantab… Sukses…

    • yossysuparyo says:

      halo kang syukran, apakabar! mari bikin banyuwangi makin yahud dengan penerapan teknologi yang mandiri. Pemanasannya kemarin sudah dilakukan kawan-kawan relawan TIK bareng kangmasmu lo, tapi saya belum dapat bocoran kelanjutan setelah acara itu. mari berkolaborasi

  3. Pingback: GDM Siapkan 100 Website untuk Domain Desa.ID | AJI KOTA PURWOKERTO

  4. Desa Mandalahurip dengan sukacita siap menyambut domain baru bagi website desa, desa.id. Semoga menjadi pendorong kemajuan pembangunan di desa.

    Sukses selalu

  5. Pingback: Domain Baru Portal Desa Mandalahurip | Desa Mandalahurip

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>