Majalengka Gelar Lokakarya Desa Membangun

Gerakan Desa Membangun Majalengka

Gerakan Desa Membangun (GDM) wilayah Majalengka akan menggelar Lokakarya Desa Membangun di Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka. Lokakarya akan diikuti oleh 40 dari Majelengka, Tasikmalaya, dan Banyumas selama dua hari, dari 24-25 November 2012.

Lokakarya Desa Membangun akan membahas tentang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk tata kelola sumber daya desa, tata layanan publik yang prima, dan penyebarluasan informasi desa.

Sejumlah tokoh GDM juga akan hadir, seperti Yana Noviadi (Kepala Desa Mandalamekar, Tasikmalaya), A Budi Satrio (Kepala Desa Melung, Banyumas), Kominfo Majalengka, Blankon Cherbon, Jarik Cirebon, Majelengka Goes Open Source (Manggoes), Sutardjo Ps (PNPM Majalengka), Antok Suryaden (Presiden Blogger Nusantara), Kodirin (Kepala Dusun Karangnangka, Banyumas), Didi Sugandi (Lawang Tani), dan M Fatullah (Infest Yogyakarta).

Pada acara itu juga akan dilakukan telekonferensi dengan Wakil Ketua Pansus Rancangan Undang-Undang Desa (RUU Desa), Budiman Sudjatmiko, yang batal hadir karena masih berada di Manila, Philipina. Hal itu menunjukkan GDM mampu meretas jarak dan waktu melalui dukungan TIK.

Selama lokakarya antardesa akan belajar pemanfaatan website, aplikasi Mitradesa, sistem operasi BlankOn Linux, radio komunitas, internet sehat, menulis berita desa, dan media jejaring sosial.

3 Responses to Majalengka Gelar Lokakarya Desa Membangun

  1. Pingback: Lokakarya Desa Membangun Kembali Digelar | Desa Mandalahurip

  2. Sade says:

    Desa Leuwikujang Kecamatan Leuwimunding blm bisa buat portal/blogg di situs desa membangun tolong dibantu, semlok di Garawastu sangat berkesan Trim’s

  3. Sade says:

    Tebing Rimbo Leuwikujang Kec Leuwimunding sudah mulai dibangun. Masyarakat berharap tidak lagi terjadi longsor di tebing kali Ciwaringin terlebih di sekitar daerah pemukiman.
    Desa-desa telah menerima bantuan bibit kayu-kayuan dan MPTS dari distan dan Hutbunnak Kabupaten Majalengka. Bukti bahwa Pemkab komitmen memelihara mata air tidak akan mewariskan air mata kepada anak cucu kita. (punten pinjam istilah dari SUTARDJO Ps )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>