Silang Sengkarut Pengertian Desa

Pengertian Desa

Desa masih menjadi kata yang menjadi perdebatan di sejumlah kalangan. Hal itu tampak pada saat pembahasan Rancangan Undang-Undang Desa (RUU Desa) yang tengah digodok dalam Pansus Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sejak pertengah 2012. Dari dua draft yang beredar, yaitu draft RUU Desa versi pemerintah dan draft RUU Desa versi Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD) tampak ada perbedaan yang cukup mencolok.

RUU Desa versi pemerintah (Pasal 1 ayat 5) mendefinisikan desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut desa sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat, berdasarkan hal asal-usul, adat-istiadat dan sosial budaya masyarakat setempat sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara itu, FPPD membagi desa menjadi dua, yaitu desa dalam pengertian generik yaitu Desa dan desa sebagai kesatuan hukum adat atau Desa Adat. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan/atau kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau adat istiadat yang diakui dan dihormati dalam kesatuan Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lalu, Desa adat adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan hal asul usul dana adat istiadat yang diakui dan dihormati oleh Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sekilas tidak ada perbedaan yang berarti dari pengertian desa dari dua draft itu. Tapi bagi FPPD, draft RUU versi pemerintah mendefinisikan desa atau disebut dengan nama lain secara seragam. Pemerintah menafikkan realitas keberagaman desa atau yang disebut dengan nama lain di Indonesia–setidaknya keberagaman sebagaimana yang ditunjuk dalam jenis (tipologi) Desa secara Generik dan Desa Adat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>